4 Efek Samping Susu Appeton Weight Gain dan Cara Mengatasinya

efek samping susu appeton weight gain

Bertubuh kurus memang tidak nyaman. Baik dari segi penampilan maupun kesehatan, tubuh yang terlalu kurus menyebabkan berbagai masalah. Misalnya dari segi penampilan, baju yang dipakai terlalu besar, lingkar tangan dan kaki tampak sangat kecil, Tulang pundak terlalu menonjol, pipi terlalu tirus dan lain-lain. Sedangkan dari sisi kesehatan, tubuh yang terlalu kurus bisa menyebabkan tubuh lemah, bisa terkena anemia, sulit keturunan, tulang rawan, rapuh, lemah, gangguan irama jantung dan sebagainya.

Salah satu produk susu yang telah mendapat cukup banyak perhatian dari masyarakat karena dipercaya bisa menambah berat badan adalah Appeton Weight Gain. Walaupun dipercaya memberi manfaat berupa pertambahan berat badan, tapi produk ini tak terlepas dari efek samping yang bisa muncul dari penggunaannya. berikut efek samping susu Appeton Weight Gain yang perlu anda ketahui.

Baca Juga: Efek Samping Sabun Pepaya dan Susu Beruang, Apakah Berbahaya? | Femaleez Talk

Efek Samping Susu Appeton Weight Gain

Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa meminum susu Susu Appeton Weight Gain bisa memunculkan gejala efek samping? bukankah produk ini telah lolos uji BPOM dan melalui serangkaian uji sebelum dipasarkan bebas di masyarakat?

Ada beberapa faktor mengapa beberapa pengguna akan mengalami gejala efek samping, salah satunya daya tahan tubuh yang tidak stabil. Setiap orang memiliki daya tahan tubuh berbeda, dan bagi orang berdaya tahan tubuh kurang baik, proses daya serap kandungan di dalam susu menjadi agak terganggu.

Meskipun demikian, gejala yang dihadapi hanya terjadi sementara waktu. Mungkin 1 sampai 2 hari tubuh sudah normal kembali. Reaksi negatif hanya terjadi beberapa saat agar tubuh bisa menyesuaikan dengan bahan formula pada susu.

Singkatnya, reaksi efek samping yang mungkin terjadi saat meminum susu appeton adalah sebagai berikut.

1. Mudah Kentut

Jangan khawatir, apabila setelah minum susu appeton anda tidak bisa mengontrol diri sehingga terus-terusan buang angin alias kentut, itu tidaklah masalah. Gejala satu ini memang cukup mengganggu, tapi bisa hilang setelah beberapa menit.

Kandungan protein tinggi di dalam susu bisa membuat sistem pencernaan perlu menyesuaikannya. Dan itu tidak membutuhkan waktu lama, setidaknya 1-2 menit perut tidak lagi terasa sakit. Tapi juga bisa berlanjut ke reaksi efek samping selanjutnya:

Baca Juga: Wajib Tahu! Ada 5 Efek Samping Produk Acnes Bagi Kulit yang Tidak Cocok

2. Sering Buang Air Besar Atau Susah Buang Air Besar

Reaksi yang bisa anda rasakan selanjutnya adalah sering buang air besar atau susah buang air besar. Setelah minum susu appeton, bisa saja perut terasa kurang enakan sehingga terus buang angin dan pada akhirnya buang air besar.

Sekali lagi, reaksi ini terjadi biasanya di awal-awal meminum susu karena tubuh belum menyesuaikan dengan formula protein maupun kandungan lain di dalam susu.

3. Dehidrasi

Appeton Weight Gain mengandung protein dalam jumlah besar agar bisa membentuk tulang-tulang tubuh yang semakin kuat. Dan untuk memecah protein tersebut menjadi  asam amino, tubuh akan kehilangan banyak cairan sehingga menyebabkan dehidrasi.

Untuk itu, jika program meminum susu appeton untuk menambah berat badan sedang dilakukan, sebaiknya imbangi dengan minum air putih yang banyak. Setidaknya seperti yang dianjurkan para pakar yakni 2, 5 liter dalam sehari.

4. Kerusakan Ginjal

Di dalam tubuh terdapat proses pengolahan protein menjadi asam amino, dan proses ini menghasilkan sisa-sisa metabolisme berupa urea yang perlu disaring oleh ginjal melalui saluran urine.

Hal inilah mengapa ginjal akan bekerja semakin ekstra saat asupan protein ke tubuh juga tinggi. Sebaiknya konsultasikan bagaimana penggunaan susu appeton yang tepat karena kandungan protein yang tinggi di dalamnya bisa memicul kerja ginjal yang semakin ekstra.

Penggunaan susu appeton juga sebaiknya tidak dalam jangka panjang. Terus menerus minuman susu berprotein tinggi dalam waktu lama tentu akan sangat mempengaruhi kerja ginjal yang bisa berakibat pada kerusakan fungsi ginjal.

Baca Juga: Perlu Tahu! Ini √5+ Bahaya dan Efek Samping Susu Beruang untuk Wajah

Beda Susu Biasa dan Susu Penambah Berat Badan

Salah satu cara menambah berat badan adalah meminum susu Appeton Weight Gain. Kandungan di dalamnya seperti kalori, protein, karbohidrat dan lemak bisa memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh sehingga dapat membantu menaikkan berat badan.

Kandungan kalori di dalam susu biasa berkisar antara 80 – 140 kalori, sedangkan susu penggemuk badan bisa sampai 600 kalori. Kemudian kandugan protein juga berbeda jauh, susu biasa mengandung 5 – 8 gram protein sedangkan susu penambah berat badan bisa lebih dari 60 gram protein.

Appeton Weight Gain merupakan salah satu produk susu yang terkenal di Indonesia. Diproduksi dengan diperkaya formula L-Lysine yang berguna meningkatkan proses penyerapan kalsium dan meningkatkan antibodi tubuh.

Hasil yang maksimal tentu tidak hanya mengandalkan satu produk ini saja, melainkan perlu diimbangi dengan olahraga yang teratur, makan makanan bergizi, tidur yang cukup serta menghindari makanan berkandungan lemak jenuh yang tinggi.

Cara Menghindari Efek Samping Susu Appeton

Agar anda tidak mengalami efek samping yang disebutkan diatas, maka kiat-kiat yang bisa dilakukan seperti di bawah ini:

  • Minum susu 2 kali sehari untuk takaran orang dewasa.
  • Lakukanlah olahraga. Setidaknya lakukan olahraga ringan seperti jogging, bersepeda, naik turun tangga, skipping dan lain-lain.
  • Perbanyak minum air putih.
  • Jauhi makanan dengan kadar lemak jenuh yang tinggi.
  • Konsumsi makanan dengan nutrisi yang cukup.
  • Jangan lupa konsumsi buah-buahan segar.
  • Lakukan pola hidup sehat seperti tidur cukup di malam hari, tidak merokok dan cukup dalam beraktivitas (jangan terlalu lama duduk).

Dengan mengetahui apa saja efek samping minum susu Appeton Weight Gain, anda bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Semoga membantu.

Baca Juga: (Review) Efek Samping Cream Farma WDC: Hasil Testimoni Lengkap dari Pengguna